Mengapa Gue Miskin, Lu Kaya?

Mengapa Gue Miskin, Lu Kaya?

Alkisah, ada dua orang remaja putra yang sudah bersahabat lama sejak masih SMA. Sebut saja si A dan si B. Si A adalah seorang yang pintar dan punya prestasi membanggakan di sekolah. Si B adalah seorang yang biasa-biasa aja, nggak pintar tetapi dia rajin dan tekun. Suatu ketika saat kedua sahabat ini lagi kumpul bareng dan ngobrol-ngobrol, si A bilang kalau dia pengen banget jadi orang kaya biar bisa beli ini itu dan bisa jalan-jalan ke luar negeri. Bosen, kalau hidup cuma gini-gini aja. Si B pun juga nggak kalah, dia juga punya keinginan yang sama untuk jadi kaya. Selang 10 tahun kemudian, kedua sahabat ini pun bertemu kembali untuk temu kangen. Ternyata, si B sudah menjadi seorang yang kaya raya dan punya beberapa perusahaan ternama. Sedangkan si A hanya menjadi seorang yang biasa-biasa aja dan kehidupannya pun pas-pasan.

Si A bilang ke B, “Wuih… Dah jadi orang kaya aja lu bro! Mobil bagus, hidup udah enak, mana istri cantik lagi. Bener-bener dah, impian lu yang dulu buat jadi orang kaya sekarang tercapai. Dah nggak kayak dulu lagi. Mantap! Nggak kayak gue ni masih miskin-miskin aja. Padahal gue dulu juga punya mimpi pengen banget jadi orang kaya kayak lu bro.” Si B pun berkata,”Bisa aja ni bro. Terima kasih buat pujiannya. Gue begini juga karena hasil komitmen, kerja keras, serta usaha untuk menjadi kaya seperti yang gue impikan sejak dulu bro. Jadi ya nggak tahu-tahu jadi kaya juga. Ada proses dibalik itu semua”.

Dari percakapan singkat di atas, pasti Anda pun pernah dong mengalami kejadian kayak begitu? Pastilaaah… Karena setiap orang pasti punya mimpi pengen jadi orang kaya ya kan? Emang ada orang mimpi kalau besok pengen jadi orang miskin? Jangan salah! Ada juga lho orang yang nggak pengen jadi orang kaya. Baru tahu apa pura-pura nggak tahu nih? Hehehe… Perlu Anda ketahui, ada beberapa hal yang membedakan antara orang yang kaya dengan orang yang miskin. Orang kaya kalau berpikir itu sangat berbeda dengan orang miskin. Orang kaya selalu memiliki pikiran yang berbeda akan uang, diri mereka sendiri, orang lain, kemakmuran, dan segala macam aspek kehidupan. Wajar aja kan kalau dari cerita di atas si B jadi kaya dibanding si A.

Sedangkan kalau orang miskin, mereka cenderung berpikir kalau orang kaya itu pelit, tidak bahagia, keluarganya berantakan, sakit-sakitan, sombong bahkan korupsi. Nah lho… Beneran tuh Anda sampai berpikiran seperti itu? Parah amat dong hidup Anda ckckck… Tapi kalau bagi saya, hidup jadi orang kaya itu enak buangeet kok J Kuncinya disini adalah POLA PIKIR. Untuk lebih jelasnya, saya akan menjelaskan beberapa pola pikir orang kaya dalam mencapai kesuksesan untuk menjadi kaya:

  1. Rasa Takut

Orang kaya mampu dan bisa mengatasi rasa takut yang ada di pikiran mereka. Terkadang ketakutan yang muncul di dalam pikiran bisa menghambat laju seseorang untuk maju dan berkembang. Ibarat rasa takut itu adalah hantu yang selalu menakuti pikiran Anda. Lawan rasa takut yang ada. Jangan biarkan ketakutan menghentikan langkah Anda. Belum tentu juga kan kenyataannya sama seperti yang Anda bayangkan?

  1. Pergaulan

Orang kaya selalu bergaul dengan orang-orang yang sukses dan berpikiran positif. Ubahlah gaya pergaulan Anda yang tadinya, mungkin, teman-teman Anda selalu saja mengeluh dan berpikiran negative menjadi gaya pergaulan yang memandang hidup itu adalah harapan dan harus diperjuangkan. Dengan bergaul dengan orang-orang sukses dan positif maka pastinya Anda akan ketularan virus-virus positif baik pola pikir, tutur kata, dan sikap.

  1. Komitmen

Orang kaya berkomitmen untuk menjadi kaya. Mereka akan selalu berusaha menjalani proses hidup baik suka maupun duka demi mencapai kekayaan yang mereka dambakan. Tidak pantang menyerah. Orang kaya yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal! Apakah Anda takut untuk gagal? Takut ya? Saya ingatkan agar jangan takut sama yang namanya kegagalan. Orang kaya akan terus mencoba hingga berhasil walaupun harus melewati ratusan kegagalan dalam hidup mereka.

  1. Mau belajar

Orang kaya selalu mempunyai motivasi untuk terus belajar dan belajar. Mereka banyak sekali membaca buku untuk menambah pengetahuan dan wawasan dan mempraktekkannya. Apakah Anda sudah merasa pintar? Atau masih perlu untuk belajar? Kalau sudah merasa pintar, ya selamat ya, saya ucapkan karena Anda tetap menjadi orang yang gitu-gitu aja hehehe…

  1. Menunda kesenangan

Kebanyakan orang yang merasa sudah kaya selalu membelanjakan uang mereka untuk hal-hal yang konsumtif. Kalau ditanya jawabnya ya, “Kan udah jadi orang kaya bro!” Padahal uang yang didapat pun juga nggak seberapa. Tundalah keinginan Anda untuk sesuatu yang belum tentu Anda butuhkan. Mau miskin apa kaya? Hayoo….

  1. Punya mimpi

Orang kaya selalu mempunyai impian besar dalam hidup mereka. Impian besar inilah yang menjadi pemicu semangat untuk lebih bisa memantapkan niat mereka untuk sukses dan kaya. Anda sudah punya mimpi besar belum? Apa cuma mimpi sekedar mimpi? Mimpi kali yeee…

  1. Action

Ini dia kunci paling penting dari semua pola pikir yang sudah disebutkan di atas. Kalau Anda sudah menjalani pola pikir orang kaya seperti disebutkan di atas, apakah Anda sudah bertindak untuk mencapai impian jadi orang kaya? Kalo cuma pengen doang mah semua orang juga bisaaa… Action and action… Lakukan terus menerus. Percayalah, ketika Anda sudah memutuskan untuk jadi orang kaya dan action maka Tuhan akan menunjukkan jalan-Nya dan membimbing Anda untuk mencapai kekayaan.