Manusia lahir sebagai pemenang!

Manusia lahir sebagai pemenang!

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang diciptakan serupa dengan citra-Nya. Ketika Anda dan saya serta semua manusia dilahirkan di dunia ini belum memiliki kemampuan apa-apa alias masih bener-bener polos! Yang hanya bisa kita lakukan saat masih bayi adalah menangis atau pun tertawa. Memangnya Anda pernah menemukan seorang bayi yang baru lahir di dunia ini tiba-tiba sudah bisa menjadi orang kaya, pintar hitung-hitungan, ataupun jago balapan? Wah… kalau memang bener ada saya mau dong diantar ke rumahnya. Biar saya bisa kenalan, ngobrol-ngobrol sama ingin belajar hehehe…

Makanya tidak ada yang namanya orang bilang ‘Telah lahir dengan selamat seorang pebisnis hebat atau pebalap hebat atau mungkin miliarder muda.’ Karena memang kita sebagai manusia pada awalnya memiliki kemampuan yang sama. Kemampuan yang sama tetapi Tuhan sudah mempersiapkan diri kita dengan kemampuan yang luar biasa lho! Nggak percaya? Coba deh Anda cari dan lihat proses terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma di internet. Luar biasa sekali kan dimana ratusan juta sel sperma berebut untuk bisa menjadi yang pertama yang bisa masuk ke sel telur. Pastinya sel sperma tersebut harus melewati proses yang tidak mudah. Itu artinya bahwa kita sebagai manusia dilahirkan sebagai seorang pemenang! Ya seorang pemenang!

Tuhan sudah mempersiapkan kita dengan baik sejak dalam kandungan. Kita lahir kemudian dari bayi belajar untuk bisa berjalan, makan, sampai dengan akhirnya bisa berlari kencang. Begitu pun dengan saya dan Anda saat ini dimana masing-masing dari kita terus belajar untuk menjadi seorang pemenang. Sekarang pertanyaannya adalah apakah Anda termasuk ke dalam manusia yang dilahirkan tetapi masih saja mengalami kegagalan? Kalau Anda berkata ‘Ya’ maka coba deh Anda introspeksi diri. Ingatlah, manusia memiliki keunikan dan keistimewaannya sendiri-sendiri. Anda dan saya pun begitu. Kita memang berbeda tapi kita punya keistimewaan yang mungkin belum Anda temukan.

Meskipun kita terlahir sebagai seorang pemenang, tapi tetap saja kita harus melewati berbagai macam rintangan dan proses guys. Ibarat kata seperti sebongkah emas, sebelum menjadi emas yang indah dan mahal harganya, bongkahan emas tersebut harus mengalami proses yang menyakitkan dan panjang. Barulah setelah melewati itu semua, bongkahan emas tersebut menjadi emas yang sangat berkilau dan memikat banyak orang. Itu pun tergantung pada pilhan Anda, apakah ingin melewati sebuah proses atau tidak?

Jika Anda sudah memilih untuk menjadi seorang pemenang, maka janganlah ragu karena kesuksesan sudah ada sejak kita berada dalam rahim ibu. Tapi jika tetap memilih untuk tidak menjadi pemenang maka Anda akan mati sebagai pecundang dan menyerah dengan kehidupan ini. Hidup ini hanya sekali. Tolong jangan sia-siakan waktu Anda di dunia ini. Kegagalan hari ini bukan berarti besok, minggu depan, bulan depan atau selamanya gagal terus. Tidak! Karena kegagalan adalah bagian dari kesuksesan.  Belajarlah dari mereka yang sudah berhasil melewati berbagai macam kegagalan dan sukses. Kesuksesan bukan hanya milik segelintir orang yang pinter, kaya, ataupun memang sudah dari sananya. Seorang pemenang bukanlah seorang yang mudah menyerah, putus asa, dan patah semangat. Lakukanlah yang terbaik untuk diri Anda maupun untuk keluarga yang Anda cintai.